Berawal dari jatuh cinta.

Menurut anda apa sih arti jatuh cinta?
Pernahkah kalian merasakan apa itu jatuh cinta?
Kapan pertama kali anda merasakan gejolak jatuh cinta itu berdebar di hatimu?
Semua pertanyaan itu bisa anda jawab dalam hati anda sendiri.

Kita semua pasti sudah pernah merasakan apa itu jatuh cinta. Bahkan dari kecilpun kita sudah mengenal arti cinta. Yang berawal dari cinta monyet hingga menjadi cinta sejati.
Sungguh bahagia sekali saat kita merasakan jatuh cinta tersebut. Karena dengan cinta kita bisa mengenal arti rindu yang sesungguhnya. Biasanya yang terjadi saat pertama kali kita merasakan jatuh cinta itu adalah dimana pertama kali kita suka senyum sendiri, selalu membayangkan seseorang itu bahwa dia selalu menari di pikiran kita dan masih banyak lainnya.

Sekarang saya mau cerita tentang pertama kali saya merasakan apa itu jatuh cinta.
Eittss, sebelumnya anda mengerti kan perbedaan cinta pertama atau pacar pertama?
Nah, kali ini saya akan membahas kapan saya bertemu dengan cinta pertamaku ya, abaikan saja itu yang namanya pacar pertama hihi 😀

Berawal dari saya menggunakan pakaian seragam berwarna putih biru, ya lebih tepatnya saat saya menginjak Sekolah Menengah Pertama atau lebih singkatnya SMP. Saya merasakan jatuh cinta itu pada senior saya sendiri *Eh namanya secret ya 😀
By the way, kenapa ya saya bisa jatuh cinta sama pria tersebut pada waktu SMP, padahal sudah kenal dia dari SD. Hmm saya ingat-ingat dulu deh hihi.
Ohiya, bermula dari dia yang mungkin bisa diperkirakan iseng titip salam untukku melalui temannya sendiri. Saat temannya bilang salam untukku, di situlah saya berkata jijik di depan dia dan temannya. Tahu apa yang terjadi? Dia pun berkata sama, sama-sama merasakan jijik terhadapku. Ya saya sih fine aja karna gak ada yang perlu dipermasalahkan lagi. Tapi entah kenapa, tiba-tiba saya jadi suka bengong. Dan pikiran saya selalu tertuju pada dia. Mungkin inikah awal mulanya jatuh cinta itu datang?

Laki-laki itu tidak memiliki alat elektronik seperti hp maupun lainnya, maka dari itu tidak ada komunikasi kami berdua melalui chatting. Jadi ya bisa ditebak sendiri bagaimana kelanjutannya. Seperti itulah jatuh cinta, jika tidak terbiasa bertemu ya bisa anda tanggung sendiri kalau kalian bertemu akan terjadi perantara sipu malu atau bisa dibilang malu-malu kucing. Tapi itu hanya kejadian awalnya saja kok, kalau sudah terbiasa bertemu tidak akan mungkin masih terjadi sipu malu di antara sepasang kekasih. (

Hari berganti hari, tiba saatnya laki-laki itu akan meninggalkan sekolah di masa putih birunya dan akan melanjutkan masanya di putih abu-abu. Rasanya sangat berat jika tahu bahwa sekolah nya akan semakin jauh, karna hal itu akan membuat pertemuan hari-hariku akan terasa lebih suram dari biasanya. Dan tidak semudah itu untuk kita bisa berpindah pada hati orang lain. Bisa anda bayangkan ya, saya orangnya susah move on. 😀 hihi
Saya kira cukup ya kisah perjalanan awal mula saya mengenal jatuh cinta, karna itu khusus seperti pada judul pembahasan kali ini. Tidak kurang tidak lebih, maaf jika ceritanya sangat tanggung. hihi

Kesimpulan.
Jatuh cinta itu adalah sebuah proses alami yang begitu indah tetapi cukup rumit. Jika anda perhatikan, orang yang sedang jatuh cinta bisa bertingkah aneh dan konyol. Ternyata, istilah tersebut menggambarkan perasaan seseorang saat menyukai orang lain.
Happy Valentine Day’s

Uang tidak akan berlaku di akhir zaman.

Saat ini manusia semakin dimanjakan dengan kemudahan transaksi non tunai. Penggunaan uang tunai digantikan oleh sistem elektronik dan dikampanyekan di seluruh dunia. Tetapi sebagai anak Allah saya ingin mengatakan hal ini: Uang tidak akan berlaku lagi di Masa Kesusahan Besar nanti.

“Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya, dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.” (Wahyu 13:16-17)

Saudaraku, Kitab Suci menulis bahwa Antikristus akan membuat “tanda” di tangan kanan atau dahi untuk melakukan transaksi membeli dan menjual. Apa itu? Chip 666 yang saat ini sedang diuji coba di dunia. Ribuan orang di Swedia telah menerima Chip 666 ini pada tangan kanan mereka dan memudahkan mereka melakukan berbagai aktivitas dan transaksi tanpa menggunakan uang tunai.

Banyak orang di dunia saat ini begitu mencintai uang dibanding mencari TUHAN di akhir zaman ini. Mereka bekerja siang malam untuk mengejar uang dan tidak memiliki waktu untuk diam di bawah kaki Tuhan dan membaca Firman-Nya setiap hari. Roh-roh dunia menarik mereka semakin menjauh dari TUHAN dan mencintai uang. Tetapi mereka akan menyesali hal itu ketika uang tidak berlaku lagi di Masa Kesusahan Besar nanti.

“Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka. Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.” (1 Timotius 6:10-11)

Mengapa uang tidak akan berlaku lagi di Masa Kesusahan Besar nanti? Karena berbagai bencana dan malapetaka dahsyat akan menghancurkan pondasi ekonomi dunia saudaraku. Sendi-sendi keuangan semua bangsa-bangsa di dunia akan runtuh dan Chip 666 sebagai alat pembayaran akan menjadi alternatif terbaik untuk melakukan transaksi menjual dan membeli. Sistem ini akan dipaksakan di seluruh dunia dan bagi mereka yang menolak akan dibunuh saudaraku.

Saya ingin mengatakan hal ini bahwa manusia yang begitu memuja uang dan menjadikan uang sebagai berhala di dunia ini akan menyesali keputusan mereka di Masa Kesusahan Besar nanti. Mengapa? Sebab uang yang mereka puja, tidak memiliki arti lagi saat murka Allah menghancurkan bumi dan Chip 666 sebagai tanda Antikristus diberlakukan di dunia. Banyak orang yang mencintai uang mereka akan depresi dan menangis penuh penyesalan ketika hal itu terjadi saudaraku.

Saudaraku, seluruh perkembangan teknologi dalam bidang keuangan di dunia saat ini menuju ke satu “titik”, yaitu penggenapan Firman TUHAN di Kitab Suci tentang sebuah “tanda” pada tangan atau dahi manusia untuk melakukan transaksi menjual dan membeli. Firman TUHAN adalah kebenaran saudaraku dan Firman TUHAN itu sedang menuju penggenapannya di hari-hari terakhir di akhir zaman ini.

Umat yang dikasihi TUHAN, uang tidak akan menyelamatkan Anda. Hanya ada 1 jalan menuju keselamatan yaitu percaya dan intim dengan TUHAN YESUS. Walau Anda memiliki seluruh uang di dunia ini, hal itu tidak dapat membeli 1 tempat di sorga bagi Anda. Keselamatan bukan ditentukan dari berapa banyak uang yang Anda miliki di dunia, tetapi seberapa intim Anda dengan TUHAN di dunia ini. Banyak yang mengorbankan keintiman dengan TUHAN dan beralih mencintai uang, tetapi saya berharap itu bukan Anda yang sedang membaca artikel ini. Mengapa? Sebab Anda telah menerima pesan akhir zaman dan pesan telah disampaikan kepada Anda.

“Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam YESUS, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan.” (Kisah Rasul 4:12)
…..
TUHAN YESUS memberkati…

Menurut anda enak gak sih jadi anak SMK itu?

Nama saya Agustina Sihombing, saya sudah menginjak pendidikan kuliah di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. Sekolah Kedinasan yang merupakan perguruan tinggi di bawah Kementrian Pertanian. Hal yang membuat saya bisa sampai ke sini salah satunya adalah sekolah-sekolah yang sudah saya lalui, yaitu TK, SD, SMP dan SMK. Saya merupakan alumni dari SMK Pembangunan Pertanian Negeri Sembawa Palembang. Sungguh mengesankan bisa bersekolah di sana, namun sangat disayangkan bahwa sekolah itu akan ditutup. Eittss, jangan salah sangka dulu. Sekolah itu tidaklah sungguh-sungguh ditutup, hanya saja sekolah itu direnovasi lagi dan berubah menjadi perguruan tinggi yaitu Politeknik Pembangunan Pertanian Palembang yang berada di bawah naungan Kementrian Pertanian.

Sebelumnya, tujuan saya menulis blog ini adalah bahwa saya ingin menyampaikan Terima Kasih banyak kepada guru-guru saya maupun teman-teman saya terutama yang ada di SMK PPN Sembawa sehingga saya bisa melanjutkan pendidikan saya dengan menggunakan ilmu-ilmu yang sudah saya peroleh. Selama saya bersekolah di SMK PPN Sembawa, berbagai macam sudah saya lewati melalui perasaan suka dan duka. Namun kisah duka yang saya alami itu tidak selamanya mengartikan bahwa duka itu selalu berdampak buruk. Bahkan kisah-kisah yang tidak bisa saya lupakan salah satunya terdapat pada saat kejadian duka itu datang padaku.

Ketika saya membuka aplikasi instagram maupun facebook, saya sering melihat postingan berbentuk meme comic yang berupa perbedaan antara anak SMA dan anak SMK. Selalu dijelaskan bahwa anak SMK itu lebih kebanyakan praktik daripada penguasaan materinya. Menurutku itu memang benar, namun tidak selamanya anak SMK itu akan lemah pada penguasaan teorinya. Rata-rata anak SMK itu hanya lebih menyukai pembelajaran melalui praktik secara langsung, itu baru benar menurut saya. Oh iya itu hanya sekedar pendapat dari saya ya, tidak tahu menurut anda? 😀

Ada sebuah kisah kejadian yang tidak akan terlupakan pada masa SMK. Kisah duka namun tidak bisa dicap sebagai kisah buruk, kisah yang terjadi pada saat saya melakukan praktikum di luar sekolah atau bisa disebut dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL). PKL ini merupakan salah satu kegiatan siswa untuk mendapatkan pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

Kejadian itu bermula dari pemilihan tempat lokasi praktikum, dimana kita semua telah memilih lokasi sesuai dengan pilihan hati kita sendiri. Namun yang menjadi kendalanya adalah pada saat kami hendak berangkat menuju lokasi praktikum tetapi ada saja problem yang mendatangkan kami sehingga keberangkatan kami menuju lokasi praktikum yang berada di PT.Indofood CBF Palembang tersebut dibatalkan. Saya sungguh tidak terima akan hal ini, apalagi kami akan dipindahkan lokasi praktikum yang bertempat di PTPN 7 Unit Betung Kelapa Sawit. Yang membuat saya tidak terima akan hal itu adalah bahwa saya lebih tertarik pada pabrik yang memproduksikan hasil nabati daripada produksi hasil perkebunan.

Awalnya saya salah duga, memang benar apa yang dikatakan oleh seniorku bahwa jika kita belum mencobanya kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Saya sudah sangat berusaha untuk menerima akan hal ini, dengan berbagai macam kendala seperti perjalanan dari mes menuju pabrik harus kami lalui dengan berjalan kaki setiap hari yang berjarak lebih kurang 2 km. Bahkan kami pernah mengalami kedatangan dari orang asing yang tidak kami ketahui bagaimana bentuk muka maupun ciri-ciri orang tersebut. Karna pada saat itu kami semua ketakutan apalagi ditambah tempat mes yang kami tempati itu memang sangatlah sepi karna hanya sedikit penghuni yang ada di komplek itu. Yang membuat kami sangat takut ialah bahwa orang yang datang itu mengendarai mobil bahkan sampai memasukkan mobilnya ke dalam bagasi rumah yang kami tempati itu, dan orang asing itu memanggil nama seorang laki-laki yang kami cari tahu bahwa nama laki-laki itu merupakan orang pemilik rumah yang kami tempati itu. Laki-laki pemilik rumah itu memilih untuk pindah rumah dikarenakan ia adalah seorang koruptor dan hampir semua orang mengetahuinya, maka dari itu kami menempatkan rumahnya sebagai tempat persinggahan kami sementara selama kami PKL. Dan yang membuat kami menjadi lebih gelisah lagi karna orang asing itu datang tepat pukul 22.00 WIB bahkan orang asing itu sampai mengelilingi mes dan menggunakan senter mereka sebagai penerang untuk melihat keadaan rumah dari kaca karena kami sudah mematikan lampu. Mengenai kejadian itu kami sungguh tidak bisa berkutip apa-apa selain menunggu orang itu pergi. Keesokan harinya, kami melaporkan kejadian itu kepada pembimbing kami tentang keluhan kami selama berada di dalam mes tersebut. Maka dari itu, kami dipindahkan tempat tinggal yang tidak jauh dari mes sebelumnya namun cukup aman bagi kami.

Sungguh sangat menyedihkan jika saya mengingat kejadian pada masa PKL kami tersebut. Namun di balik kesedihan itu, ada juga prestasi yang kami bawakan ialah kami diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi tentang ilmu yang telah kami dapatkan selama PKL di PTPN 7 Unit Betung itu kepada pak Manager serta rekan-rekan kerjanya yang bersangkutan. Penyampaian aspirasi ini tidak hanya disampaikan oleh SMK kami saja, ada banyak SMK lain maupun perguruan tinggi lain yang PKL di tempat itu diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun yang dicap paling bagus aspirasinya adalah dari SMK kami apalagi yang menjadi perwakilan suaranya adalah saya sendiri. Pada saat itu saya menjelaskan perjalanan kami hingga bisa sampai ke tempat itu dan juga tidak lewat saya menyampaikan terima kasih kepada pembimbing kami karena telah memberi ilmu bagaimana proses pengolahan minyak CPO dan PKO dari bahan mentah hingga menjadi bahan jadi.

Kesimpulan.
Menjadi anak SMK itu sangatlah menyenangkan, karna di SMK lah kita bisa lebih mengenal akan apa itu dunia kerja. Dan anak SMK juga sejak awal sudah disuruh memilih jurusan, jadi mereka diajarkan untuk langsung menjurus ke bidangnya masing-masing. Lulusan SMK juga bisa langsung kerja, namun ada juga yang meneruskan pendidikannya di perguruan tinggi untuk mendapatkan ilmu yang lebih dalam lagi namun tidak mengulangnya dari nol.