Menurut anda enak gak sih jadi anak SMK itu?

Nama saya Agustina Sihombing, saya sudah menginjak pendidikan kuliah di Politeknik Pembangunan Pertanian Medan. Sekolah Kedinasan yang merupakan perguruan tinggi di bawah Kementrian Pertanian. Hal yang membuat saya bisa sampai ke sini salah satunya adalah sekolah-sekolah yang sudah saya lalui, yaitu TK, SD, SMP dan SMK. Saya merupakan alumni dari SMK Pembangunan Pertanian Negeri Sembawa Palembang. Sungguh mengesankan bisa bersekolah di sana, namun sangat disayangkan bahwa sekolah itu akan ditutup. Eittss, jangan salah sangka dulu. Sekolah itu tidaklah sungguh-sungguh ditutup, hanya saja sekolah itu direnovasi lagi dan berubah menjadi perguruan tinggi yaitu Politeknik Pembangunan Pertanian Palembang yang berada di bawah naungan Kementrian Pertanian.

Sebelumnya, tujuan saya menulis blog ini adalah bahwa saya ingin menyampaikan Terima Kasih banyak kepada guru-guru saya maupun teman-teman saya terutama yang ada di SMK PPN Sembawa sehingga saya bisa melanjutkan pendidikan saya dengan menggunakan ilmu-ilmu yang sudah saya peroleh. Selama saya bersekolah di SMK PPN Sembawa, berbagai macam sudah saya lewati melalui perasaan suka dan duka. Namun kisah duka yang saya alami itu tidak selamanya mengartikan bahwa duka itu selalu berdampak buruk. Bahkan kisah-kisah yang tidak bisa saya lupakan salah satunya terdapat pada saat kejadian duka itu datang padaku.

Ketika saya membuka aplikasi instagram maupun facebook, saya sering melihat postingan berbentuk meme comic yang berupa perbedaan antara anak SMA dan anak SMK. Selalu dijelaskan bahwa anak SMK itu lebih kebanyakan praktik daripada penguasaan materinya. Menurutku itu memang benar, namun tidak selamanya anak SMK itu akan lemah pada penguasaan teorinya. Rata-rata anak SMK itu hanya lebih menyukai pembelajaran melalui praktik secara langsung, itu baru benar menurut saya. Oh iya itu hanya sekedar pendapat dari saya ya, tidak tahu menurut anda? ๐Ÿ˜€

Ada sebuah kisah kejadian yang tidak akan terlupakan pada masa SMK. Kisah duka namun tidak bisa dicap sebagai kisah buruk, kisah yang terjadi pada saat saya melakukan praktikum di luar sekolah atau bisa disebut dengan Praktik Kerja Lapangan (PKL). PKL ini merupakan salah satu kegiatan siswa untuk mendapatkan pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja yang sesungguhnya.

Kejadian itu bermula dari pemilihan tempat lokasi praktikum, dimana kita semua telah memilih lokasi sesuai dengan pilihan hati kita sendiri. Namun yang menjadi kendalanya adalah pada saat kami hendak berangkat menuju lokasi praktikum tetapi ada saja problem yang mendatangkan kami sehingga keberangkatan kami menuju lokasi praktikum yang berada di PT.Indofood CBF Palembang tersebut dibatalkan. Saya sungguh tidak terima akan hal ini, apalagi kami akan dipindahkan lokasi praktikum yang bertempat di PTPN 7 Unit Betung Kelapa Sawit. Yang membuat saya tidak terima akan hal itu adalah bahwa saya lebih tertarik pada pabrik yang memproduksikan hasil nabati daripada produksi hasil perkebunan.

Awalnya saya salah duga, memang benar apa yang dikatakan oleh seniorku bahwa jika kita belum mencobanya kita tidak akan tahu apa yang akan terjadi kedepannya. Saya sudah sangat berusaha untuk menerima akan hal ini, dengan berbagai macam kendala seperti perjalanan dari mes menuju pabrik harus kami lalui dengan berjalan kaki setiap hari yang berjarak lebih kurang 2 km. Bahkan kami pernah mengalami kedatangan dari orang asing yang tidak kami ketahui bagaimana bentuk muka maupun ciri-ciri orang tersebut. Karna pada saat itu kami semua ketakutan apalagi ditambah tempat mes yang kami tempati itu memang sangatlah sepi karna hanya sedikit penghuni yang ada di komplek itu. Yang membuat kami sangat takut ialah bahwa orang yang datang itu mengendarai mobil bahkan sampai memasukkan mobilnya ke dalam bagasi rumah yang kami tempati itu, dan orang asing itu memanggil nama seorang laki-laki yang kami cari tahu bahwa nama laki-laki itu merupakan orang pemilik rumah yang kami tempati itu. Laki-laki pemilik rumah itu memilih untuk pindah rumah dikarenakan ia adalah seorang koruptor dan hampir semua orang mengetahuinya, maka dari itu kami menempatkan rumahnya sebagai tempat persinggahan kami sementara selama kami PKL. Dan yang membuat kami menjadi lebih gelisah lagi karna orang asing itu datang tepat pukul 22.00 WIB bahkan orang asing itu sampai mengelilingi mes dan menggunakan senter mereka sebagai penerang untuk melihat keadaan rumah dari kaca karena kami sudah mematikan lampu. Mengenai kejadian itu kami sungguh tidak bisa berkutip apa-apa selain menunggu orang itu pergi. Keesokan harinya, kami melaporkan kejadian itu kepada pembimbing kami tentang keluhan kami selama berada di dalam mes tersebut. Maka dari itu, kami dipindahkan tempat tinggal yang tidak jauh dari mes sebelumnya namun cukup aman bagi kami.

Sungguh sangat menyedihkan jika saya mengingat kejadian pada masa PKL kami tersebut. Namun di balik kesedihan itu, ada juga prestasi yang kami bawakan ialah kami diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi tentang ilmu yang telah kami dapatkan selama PKL di PTPN 7 Unit Betung itu kepada pak Manager serta rekan-rekan kerjanya yang bersangkutan. Penyampaian aspirasi ini tidak hanya disampaikan oleh SMK kami saja, ada banyak SMK lain maupun perguruan tinggi lain yang PKL di tempat itu diberi kesempatan untuk menyampaikan aspirasi mereka. Namun yang dicap paling bagus aspirasinya adalah dari SMK kami apalagi yang menjadi perwakilan suaranya adalah saya sendiri. Pada saat itu saya menjelaskan perjalanan kami hingga bisa sampai ke tempat itu dan juga tidak lewat saya menyampaikan terima kasih kepada pembimbing kami karena telah memberi ilmu bagaimana proses pengolahan minyak CPO dan PKO dari bahan mentah hingga menjadi bahan jadi.

Kesimpulan.
Menjadi anak SMK itu sangatlah menyenangkan, karna di SMK lah kita bisa lebih mengenal akan apa itu dunia kerja. Dan anak SMK juga sejak awal sudah disuruh memilih jurusan, jadi mereka diajarkan untuk langsung menjurus ke bidangnya masing-masing. Lulusan SMK juga bisa langsung kerja, namun ada juga yang meneruskan pendidikannya di perguruan tinggi untuk mendapatkan ilmu yang lebih dalam lagi namun tidak mengulangnya dari nol.

3 tanggapan untuk “Menurut anda enak gak sih jadi anak SMK itu?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s